Jurus 4M untuk Menjaga Hafalan Al Quran

www.griyaquran.org- Jika dulu aktivitas menghafal Al Qur’an hanya dilakukan di pondok pesantren (ponpes), kini tidak lagi. Tak harus santri ponpes, siapapun kini ternyata bisa melakukannya. Untuk menjaga hafalan Al Qur’an, ada jurus 4M yang sangat ampuh yang bisa dicoba.

Fenomena yang muncul di Griya Al Qur’an, lembaga pembelajaran Al Qur’an khusus dewasa sangat menarik dicermati. Para penghafal Al Qur’an yang secara umum lebih banyak dari kalangan anak-anak, di Griya Al Qur’an, para penghafalnya berusia 40 tahun ke atas. Mereka pun berasal dari berbagai profesi, ada dokter spesialis, pemilik perusahaan, ibu rumah tangga, dari militer, tak sedikit juga yang pensiunan. Tak main-main, mereka yang memulai menghafal Al Qur’an di usia kepala 4, kini sudah berhasil menghafal belasan juz, bahkan sudah ada yang lebih dari 20 juz.

Karenanya, dengan usia yang tidak lagi muda dan dengan berjibun aktivitas, butuh jurus-jurus yang bisa dimainkan untuk terus menguatkan dan menambah hafalan.

Kemampuan yang dimiliki manusia dalam menghafal berbeda-beda. Ada yang mudah, ada yang sedang, ada juga yang sulit. Demikian juga dengan waktu yang diperlukan untuk menghafalpun berbeda masing-masing orang. Ada yang hitungan minggu, bulan bahkan sampai tahunan.

Jika sudah menghafal, tugas selanjutnya adalah menjaga hafalannya. Ini tidak lebih mudah daripada menghafal. Secara konsep ada tiga Trik Sederhana untuk menjaga hafalan agar tetap nyantol di kepala. Berikut ini jurus 4M yang bisa dilakukan untuk menjaga hafalan Al Qur’an.

Membuat Jadwal Muroja’ah

Jadwal menjadi harga mati untuk mempertahankan hafalan yang sudah dimiiki. Muroja’ah adalah usaha untuk mengulang kembali hafalan. Kegiatan ini biasa dilakukan sendiri atau didampingi orang lain untuk mengecek benar-salahnya hafalan. Tanpa jadwal maka muroja’ah hafalan tidak akan menempel kuat, selain itu akan menjadi bacaan tidak akan terkoreksi dengan orang lain. Ini akan memungkinkan ada kesalahan yang terus teruang karena dianggap benar.

Untuk jadwal bisa dikemas dengan frekuensi mingguan alias seminggu sekali khatam. Yang familiar adalah Jadwal muroja’ah “Fami Bisyauqi”. Atau bisa juga menggunakan frekuensi sepuluh harian dengan target 3 juz perhari atau bulanan, satu juz sehari.

Mencari Partner

Meski tidak terlalu wajib, namun seorang partner atau teman atau bisa juga  guru dalam menjaga hafalan amat diperlukan. Syukur teman itu juga seorang hafizh Al Qur’an. Karena dengan ini kita bisa tahu letak kesalahan hafalan kita.

Selanjutnya hal yang dilakukan adalah menyuruhnya menyimak hafalan yang dimiliki, atau bergantian membaca satu ayat-satu ayat atau lebih dan sejenisnya.

Masuk Komunitas Penghafal Al Qur’an

Tujuan dari komunitas ini selain untuk menjaga hafalan juga untuk menjaga ruh dan semangat qurani yang telah melekat dalam diri kita melalui ayat-ayat Al Qur’an yang telah kita hafal.

Sebagai manusia tentu tak dapat dipungkiri semangat yang dimiliki suatu saat akan naik suatu saat akan turun. Di dalam komusnitaslah semua masalah ini bisa terobati.

Komunitas inilah yang akan terus mengingatkan dan menguatkan kita agar terus melakukan aktivitas menghafal. Misalnya, dengan mendaftar sebagai santri tahfidz di lembaga pembelajaran Al Qur’an dan tahfidz. Pengalaman yang di Griya Al Qur’an, sesama santri akan saling menguatkan dan mengingatkan. Apalagi jika ada metode khusus yang dimiliki lembaga itu yang memudahkan proses menghafal Al Qur’an.

Selain itu, beberapa komunitas mendukung seperti komunitas pencinta Al Qur’an, komunitas simaan Al Qur’an seperti Rutinan dan Mantaban, komunitas ODOJ (One Day One Juz) dan sebagainya.

Mengulangi Hafalan di Setiap Shalat Fardhu

Berangkat dari sebuah ayat yang Allah subhanahu wa ta’ala abadikan dalam Al Quran surat Al Muzzammil ayat 6, “Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu) dan bacaan (Al Quran) di waktu itu lebih berkesan.”

Maka metode sederhana untuk menjaga hafalan Al Qur’an adalah membacanya di saat-saat shalat malam. Namun, jika merasa kesulitan untuk bangun di malam hari, Anda juga bisa mengulang hafalan Al Quran di saat selesai membaca surat Al Fatihah dalam shalat fardhu. Hal ini akan membuat hafalan Al Quran lebih melekat karena senantiasa di ulang-ulang setiap harinya.

Demikian ulasan tentang tips menjaga hafalan Al Quran, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.(muf)

One thought on “Jurus 4M untuk Menjaga Hafalan Al Quran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat