• PROGRAM DASAR

    Belajar Alqur'an mulai nol sampai mahir

    Selengkapnya

  • PROGRAM TARTIL

    Pemantapan belajar Al-qur'an menggunakan Mushaf

    Selengkapnya

  • PROGRAM TAHFIDZ

    Belajar Menghafal Al-qur'an itu mudah dan menyenangkan

    Selengkapnya

  • TRAINING CENTER

    Mencetak guru Al-qur'an yang berkualitas dan kompeten

    Selengkapnya
Bersyukur Atas Segala Karunia Allah SWT

Bersyukur Atas Segala Karunia Allah SWT

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat baik jasmani dan rohani terhadap seluruh ciptaan-Nya. Untuk itu, perlulah kita sebagai manusia mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah. Nikmat secara rohani yaitu dengan bertaqwa kepada-Nya.  Nikmat taqwa adalah nikmat rohani yang Allah berikan kepada manusia. Baca selengkapnya

Puasa: Mengubah Diri Lebih Baik Menuju Taqwa (II)

Puasa: Mengubah Diri Lebih Baik Menuju Taqwa (II)

Seseorang yang telah melakukan puasa ramadhan seharusnya dapat mengubah sikap menjadi lebih baik, semakin bertaqwa kepada Allah SWT. Perubahan ini mencakup hubungan vertikal (dengan Allah) dan horizontal (dengan lingkungan sekitar), juga mencakup kualitas ibadah jasmani dan rohani.

Rasulullah bersabda:

“Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka ia adalah rugi dan apalagi hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia sangatlah celaka tetapi jika hari ini lebih baik daripada hari kemarin maka ia beruntung”. (HR. Tirmidzi)

Puasa ramadhan yang bernilai di mata Allah akan menanamkan nilai-nilai karakter di dalam diri orang yang menjalankannya.Ibadah puasa ramadhan dapat mendidik manusia menjadi pribadi muslim yang bertaqwa, seperti yang tertuang dalam surat Al Baqarah ayat 183, menjadi sarana pendidikan akhlak dan latihan jiwa, diantaranya mendidik manusia untuk bersikap jujur dan amanah.

Ciri seseorang bertaqwa adalah ia akan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah SWT, terutama dosa-dosa besar, seperti syirik, riba, judi, zina, khamr, korupsi, membunuh orang, bunuh diri, bertengkar, menyakiti orang lain, khurafat, bid’ah dan sebagainya.

Ia juga akan gemar melakukan ibadah wajib, sunnah dan amal shalih lainnya serta berusaha meninggalkan perbuatan yang makruh dan tidak bermanfaat. Mendidik manusia untuk hidup sederhana karena seharusnya mereka akan memiliki sifat sabar, syukur, tawakkal, tasamuh (toleransi), pemaaf, tawadlu dan sebagainya.

Manusia yang bertaqwa juga akan malu kepada Allah SWT untuk melakukan perbuatan yang dilarang-Nya. Bersemangat dan sungguh-sungguh dalam menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan terutama ilmu Islam. Lebih dari itu, ia akan senantiasa bekerja keras dan tekun untuk memenuhi keperluan hidup dirinya, keluarganya dan dalam rangka membantu orang lain serta berusaha untuk tidak membebani dan menyulitkan orang lain.

Sebagian dari dampak ibadah puasa ramadhan bagi pelakunya adalah terjadinya perubahan kualitas perilaku ke arah yang lebih baik dan lebih terpuji. Indikator diraihnya gelar takwa pasca ramadhan adalah jika pelakunya patuh melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya, baik semasa ramadhan maupun sesudah ramadhan.

Ada banyak kriteria orang yang bertakwa yang disebutkan dalam Al Quran dan Sunnah nabi SAW, diantaranya adalah beriman, senantiasa mendirikan shalat, menunaikan zakat/menafkahkan sebagian harta, selalu menepati janji, sabar, selalu berdo’a kepada Allah, benar, tetap taat dan mengingat Allah, selalu beristighfar  dan taubat kepada Allah dari semua dosanya.

Ia akan memiliki komitmen yang total untuk menaati Allah SWT dan tunduk kepada-Nya. Bukan saja selama puasa ramadhan, melainkan kapan saja dan di mana saja ia berada. Puasa ramadhan tidak akan bermakna jika pasca ramadhan seseorang tidak menyadari identitas kehambaannya kepada Allah SWT.

 

Puasa: Mengubah Diri Lebih Baik Menuju Taqwa (I)

Puasa: Mengubah Diri Lebih Baik Menuju Taqwa (I)

Umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah yang lain di bulan ramadhan harus memiliki tujuan yang satu, yaitu menuju ketaqwaan.

Allah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”. [QS. Al-Baqarah : 183] Baca selengkapnya