kebesaran Allah, takjub, rahmat Allah

Rasa Takjub pada Kebesaran Allah

Ketakjuban manusia kepada kebesaran Allah bagi orang-orang yang bersyukur, akan menumbuhkan jiwa berendah diri kepada Allah.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga mereka kekal di dalamnya.” (QS. 11:23)

Saat melihat sebuah peta, kita perlu menyadari bahwa kita hanyalah manusia yang tidak ada apa-apanya di mata Allah. Bila kita mau merenungi segala yang kita lihat dalam seluruh kehidupan yang kita hadapi dan kita rasakan maka hati ini akan tertuntun untuk mau merendahkan diri kepada Allah.

Allah berfirman:

“…..Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. 2:185)

“…….tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (QS. 5:6)

“……Demikian Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya).” (QS. 5:89)

“…….sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS. 7:144)

Bersyukur kepada Allah adalah jalan kebahagiaan yang harus dilewati oleh orang-orang yang ingin mencapai kebahagiaan di dunia dan di akherat. Agar menjadi manusia yang bersyukur, kita harus rajin membersihkan diri dari segala dosa. Kita harus taat dan tunduk patuh serta berpegang teguh kepada ketetapan-ketetapan hukum-Nya.

Allah berfirman:

“Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(-Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: para Nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. 4:69)

Rasul telah jauh-jauh hari meninggalkan kita, dan bahkan kita belum pernah bertemu dengannya. Namun apa-apa yang menjadikan kita dicintai oleh Allah telah beliau wariskan kepada umat islam dari generasi ke generasi. Kita dituntun untuk bersungguh-sungguh mempelajari dan mengamalkannya.

Allah berfirman:

“Katakanlah:”Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. 3:31)

“Dan ta’atilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (QS. 3:132)

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (QS. 24:56)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *