ciri orang mukmin, orang mukmin, berbuat kebaikan

Mengetahui Sifat-Sifat Orang Mukmin

Dalam kehidupan ini tidak mudah bagi seseorang untuk meyakinkan orang lain betapa nikmatnya beribadah dan lezatnya menjadi orang sholih. Namun semua bukti-bukti akan nampak secara instan. Keimanan yang lurus akan membuat jiwa seseorang menjadi jiwa yang lentur dan tahan terhadap segala ujian dan cobaan. Ibarat sebuat karet yang lentur dan tahan dengan tarikan-tarikan berat yang mengenainya.

Sebaliknya hati yang dipenuhi dengan noda-noda dosa akan menjadi hati yang getas dan mudah patah dan pecah. Terkena sedikit beban saja akan patah, pecah dan berantakan. Segala puji bagi Allah alangkah indahnya jiwa yang telah menempuh jalan-jalan iman menuju ketaqwaan.

Hidup di dunia yang penuh dengan keanekaragaman tentu akan kita temukan berbagai karakter manusia dengan latar belakang kualitas ilmu dan iman yang berbeda-beda. Bahkan lebih luas lagi adalah tercampurnya berbagai macam keyakinan dan jalan hidup. Berbeda pula kesungguh-sungguhannya masing-masing dalam mendidik diri menekuni kebenaran Allah, yang mana berbeda pula standar kualitas moralnya.

Kesabaran seseorang yang telah menemukan pencerahan iman di hati benar-benar telah ditegaskan oleh Allah, agar nikmat iman dan taqwa tersebut dijaga dengan sebaik-baiknya. Nilai nikmat iman dan taqwa sangatlah tinggi dan mulia, tidak dapat dibandingkan dengan nikmat materi.

Allah berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak itu). Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.” (QS. 3:91)

Keunggulan mereka yang beriman haruslah menjadi sesuatu yang menonjol dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk. Sehingga dengan perilakunya yang baik dapat menarik perhatian orang untuk mengikuti jejak kesholihannya.

Al-Quran telah memuat bagaimana sifat-sifat mulia orang-orang beriman, antara lain:

1. Menjauhi pergaulan yang penuh kebodohan

Allah berfirman:

“Dan hamba-hamba yang baik dari Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.” (QS. 25:63)

2. Membalas keburukan dengan kebaikan

Allah berfirman:

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan.Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. 41:34)

“Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.” (QS. 41:35)

3. Senang memaafkan

Allah berfirman:

“dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi ma’af.” (QS. 42:37)

“Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa mema’afkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS. 42: 39-40)

Kesabaran orang-orang beriman merupakan modal utama dan daya tarik utama bagi kemudahan bagi umat islam untuk mendakwahkan Islam. Karena kelezatan Islam yang begitu lezat telah terasakan sendiri dalam hati sanubari.

Allah berfirman:

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. 21:107)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *