pribadi pembohong, bahaya berbohong, muslim jujur

Jangan Menjadi Umat Muslim Pembohong

Rasulullah selalu mengajarkan umat muslim untuk tidak berbohong. Berbohong adalah hal yang jangan sampai dilakukan oleh kita sebagai umat muslim. Allah SWT menegaskan di dalam Al-Quran, siapa suka menyebarkan berita bohong, maka baginya siksa yang besar.

“Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu, maka baginya adzab yang besar.” (QS. An-Nur [24] 11).

Berkatalah jujur meskipun kabar kejujuran yang akan disampaikan adalah kabar yang tidak menyenangkan. Sebagai umat muslim, kita harus takut terhadap murka Allah dibanding dengan kemarahan sesama manusia. Begitu besarnya kebencian Allah terhadap manusia yang berbohong. Allah menyandingkan bahaya keburukannya setelah dosa menyekutukan Allah SWT. Di dalam Al Quran surat Al-Hajj Allah berfirman:

“Maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta.” (QS. Al-Hajj [22]: 30).

Cecil G. Osborne dalam bukunya “The arts of getting along with people” menjelaskan bahwa orang yang terbiasa berbohong tidak akan sadar bahwa ia berbohong.

Hukuman bagi pembohong adalah bahwa akhirnya mereka tidak dapat membedakan kebenaran dengan kesalahan dan percaya pada kebohongan mereka sendiri. Orang semacam ini memiliki perasaan rendah diri dan rasa tidak aman yang mendalam. Pada akhirnya, itulah yang membuat ahli bohong semakin terjerumus pada kenistaan dengan semakin kuatnya bibit kemunafikan di dalam diri.

“Ciri orang munafik ada tiga, jika berbicara ia berbohong, jika berjanji maka tidak ditepati, dan jika dipercaya maka ia berkhianat.” (HR. Muslim).

Oleh karena itu, sebagai umat muslim yang beriman, hendaklah kita menghindari segala larangan Allah SWT. Janganlah kita menjadi manusia yang memiliki sifat pembohong. Saat kebohongan dilakukan sekali, manusia akan kembali melakukannya untuk melindungi dirinya sendiri. Manusia yang takut akan azab Allah sudah pasti tidak akan melakukan hal membuat Allah SWT membenci dirinya.

Semoga kita senantiasa menjadi umat muslim yang jujur dalam segala hal dan diberi limpahan kebaikan oleh Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *