ODOJ, Tren Muslim Masa Kini

odojersHeeem, siapa yang tidak kenal istilah ODOJ??? Ya, sebuah komunitas yang kebanyakan digeluti oleh muslimin ber”gadget” guna menghatamkan 30 juz perkelompok sehari. Kenapa saya sebut ber”gadget”??? Ya, karena komunitas ini memanfaatkan layanan yang ada di gadget mereka guna mempertemukan umat islam dari tempat yang berbeda-beda melalui pesan singkat atau sosmed seperti Whatsapp dan BBM. Dalam komunitas ini, mereka mempertemukan saudara-saudara muslim yang saling mengingatkan, menasihati, menjaga semangat dalam cita-cita masing-masing dari mereka, yakni sehari se-juz, dan tidak ada kepentingan apa pun kecuali Al-Quran.

Dalam pelaksanaannya, para anggota membentuk grup-grup kecil, dimana satu grup terdiri dari 30 anggota. Di setiap grup ada satu orang yang merupakan admin, dialah nanti yang mengkooridinir informasi dalam grup tersebut. Misalnya list nama anggota dan juz yang harus dibaca, si Fulan membaca juz satu dan seterusnya sampai sebulan bisa khatam 30 ujz setiap orangnya.

bbm odojDalam mekanisme laporannya, setiap orang harus melaporkan kholas untuk setiap juznya melalui pesan singkat di WA atau BBM ke grupnya masing-masing. Sementara itu terkait benar-atau tidaknya si anggota membaca juz tersebut hanya bertumpu pada kepercayaan dan komitmen bersama. Namun yang pasti ODOJ memiliki SOP dalam mekanisme, seperti hukuman bagi ODOJers (sapaan membernya) diantaranya harus membaca terjemahan Al-Quran, dsb. Ada juga istilah lelangan juz, yakni juz yang belum terbaca membernya sehingga 30 juz khatam tiap harinya. Selain itu, membernya juga memiliki batasan waktu dalam melaporkan rekapan mereka, guna mendata juz yang belum terselesaikan sehingga bisa dilelang.

ODOJ ini bisa membantu umat islam guna membiasakan diri untuk tilawah minimal sehari satu juz. Jika sudah biasa, maka Al-Quran akan menjadi gaya hidup, terutama bagi kalangan muda yang umumnya meramaikan komunitas ini.

Di Surabaya, member komunitas ODOJ sudah mencapai 400-an orang, mulai dari pemuda sampai mereka yang berusia lanjut. Sedangkan se-Indonesia, anggota ODOJ sudah mencapai angka ribuan. Bahkan kabarnya, anggotanya juga ada yang berada diluar negeri seperti Malaysia, Australia dan sebagainya.

Kini menyelesaikan satu juz satu hari menjadi keharusan. Mungkin awalnya, tidak khatam sejuz  membuat member malu karena akan ditagih. Namun lama-kelamaan, kalau tidak baca Al-Quran seperti ada yang kurang. Di ODOJ, anggota tidak hanya sekadar membaca Alquran. Dengan adanya tafsir, pemahaman juga didapat. Dia juga menerapkan strategi yang dia nilai cocok untuk membaca dan memahami artinya.

Anda sudah jadi membernya? Kalau saya sudah dan InsyaAllah membantu saya relax sebagai ibu rumah tangga yang sibuk dengan anak dan tetek-bengeknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat