Musibah yang Memperkuat Taqwa (I)

Allah SWT telah memberitahu kepada umat manusia bahwa hidup di dunia adalah hidup dalam rangka ujian, ujian tentang keimanan kepada-Nya. Bila manusia mau beriman kepada Allah SWT, dan mengikuti petunjuk-Nya, maka saat-saat ujian akan dirasakan saat-saat yang penuh ketenangan dan kemantapan, bahwa apa yang disampaikan Allah adalah benar adanya.

Hidup di Dunia adalah Tempat Ujian

Allah berfirman:

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.” (QS. 76:2)

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. 2:155)

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:”Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (QS. 2:156)

“Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. 2:157)

Jika manusia mau bertekun belajar Al Quran dan As-Sunnah dan mengahayati serta berusaha mengamalkan, maka cara menjalani hidup yang benar adalah hidup untuk menemukan Allah, dan setiap nikmat dan karunia ataupun setiap kegelisahan dan kesusahan, segalanya harus di keluhkan kepada Allah.

Orang yang beriman dan bertaqwa setiap derita dan kesusahan semua dalam tanggungan Allah SWT,  dan hanya Allah yang mampu memberikan nikmat-nikmat lahir dan nikmat batin dibalik segala hal yang menyebabkan kegelisahan, kegundahan dan kesedihan jiwa terhadap orang-orang beriman. Dan bahkan Allah menyiapkan pahala yang sangat luar biasa besarnya bagi mereka yang berserah diri kepada Allah SWT.

Dalam musibah yang paling besarpun sekalipun, Allah tetap saja mengirimkan malaikat-malaikat-Nya untuk memberikan rasa tenang, tentram dan bahagia kepada hamba-hambanya yang sedang tertimpa musibah. Allah berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan:”Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan):”Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” (QS. 41:30)

Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. (QS. 41:31)

Bahkan dibalik musibah yang paling dahsyatAllah SWT memberikan jaminan kebahagiaan yang penuh dan pasti diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang selalu berbakti kepada-Nya. Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.” (QS. 2:154)

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rizki.” (QS. 3:169)

“Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka. dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka. Bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. 3:170)

“Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. (QS. 3:171)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat