Kehidupan Manusia di Dunia Adalah Ujian

Manusia hidup di dunia ini adalah sebagai ujian dari Allah SWT agar bisa meraih nilai bagus di akhir hidupnya. Dalam melewati ujian hidup, Allah mengirimkan Al Quran dan Al Hadits untuk membantu manusia memilih jalan yang benar. Jika manusia berpegang kepada keduanya, insya Allah ia akan berhasil dalam masa ujiannya. Sebaliknya manusia yang meninggalkan petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya, dipastikan akan mengalami kegagalan. Allah berfirman:

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.(QS. Al-Anbiya: 35).

Iman dan taqwa kita sebagai manusia diuji dengan berbagai macam cara. Ada yang diuji dengan nasib baik, ada yang diuji dengan datangnya bencana. Melalui inilah kita harus terus mengingat bahwa Allah tengah mengawasi kita dan kita harus terus mengingat bahwa nantinya kita akan kembali lagi pada Allah. Mengenai balasan orang yang meninggalkan agama dan tidak lulus dalam menjalankan ujian di dunia ini, Allah berfirman:

“ Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu ia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat. Dan mereka itulah penghuni neraka, meraka kekal di dalamnya.” (QS. al-Baqarah: 217).

Setiap jiwa pasti merasakan maut, dan akan ditunaikan pahala kalian pada hari kiamat. Barang siapa yang diselamatkan dari neraka dan dimasukkan ke surga, sungguh ia beruntung. Tidaklah kehidupan dunia melainkan harta benda yang memberdayakan.” (QS. Ali Imran:185).

Sekalipun jasad kita mati, namun ruh kita tidak akan mati dan akan mendapatkan balasan atas apa yang telah kita lakukan di dunia pada hari kemudian. Berbagai ujian yang datang haruslah manusia bersikap tabah dan tawakal. Pada sat-saat ini manusia tengah diberikan ujian oleh Allah agar tetap berada di jalur yang benar apapun ujian yang datang.

Ketahuilah bahwa setiap manusia dalam keadaan apa pun, sedang dalam ujian Allah SWT, baik atau buruk hasil yang kita terima nanti di akhirat dengan memperoleh imbalan. Akan tetapi, kita harus ingat bahwa Allah Maha Penolong dan Maha Pengampun. Kasih sayang Allah terhadap hamba-hamba-Nya sangatlah besar. Oleh karena itu, lebih baik di dunia ini kita mengetahui bahwa kita telah gagal dalam ujian, namun kita terus berusaha memperbaikinya ke arah yang lebik baik karena kita tahu Allah senantiasa menolong kita.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat