Beribadah dan Bertasbihlah Kepada Allah (II)

Ibadah yang ikhlas, benar dan tekun adalah sarana utama untuk menjaga kemuliaan dan sifat-sifat diri yang mulia. Hal ini juga akan menjaga keindahan pribadi manusia. Jika manusia melupakan Allah, melupakan ibadah dan melupakan tujuan hidup yang utama, ia akan menjadi sibuk dengan hawa nafsu dunia.

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. 59:19)

“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Ilahnya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya dari binatang ternak itu.” (QS. 25: 43-44)

Allah sangat menyayangi orang-orang beriman. Namun Allah memberi tahu bahwa setiap manusia bisa berubah sifat menjadi makhluk yang dibenci oleh Allah. Allah menyindir manusia dengan ungkapan yang sangat membekas di hati manusia, bahwa manusia bisa memiliki sifat dan perbuatan seperti binatang ternak bahkan lebih rendah dari itu.

Kerugian Sifat-Sifat Jahat

Dibalik sifat buruk manusia, terkandung bahaya besar mengancam. Bahaya baik dari dalam dirinya hingga kemurkaan Allah dapat menimpa mereka. Sifat-sifat jahat manusia dapat membinasakan dirinya, merugikan orang lain atau bahkan mendatangkan kemurkaan Allah.

“Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpah kaum Nuh atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kamu.” (QS. 11:89)

“Makanlah di antara rezki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah ia.” (QS. 20:81) )

Di jaman yang semakin modern ini, tidak ada yang bisa membatasi akal dan hati dan moral manusia kecuali dengan dinding iman, aman sholih dan ketaqwaan, serta kekhusukan hati, hidup mengikuti pribadi para Nabi dan Rasul.

Manusia yang indah jika tergoda dan lepas iman taqwa nya, ia akan menjadi manusia kotor dan jahat. Jalan inilah yang dimurkai Allah. Walaupun dipulas dengan wadah yang bagus, tetap saja Allah Maha Mengetahui dan memurkainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat