Beribadah dan Bertasbihlah Kepada Allah (I)

Ketahuilah, Allah sangat menyayangi orang-orang beriman. Allah berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (QS. 33: 41-43)

Betapa besar kuasa Allah yang menciptakan manusia indah jiwa dan perilakunya selama mengikuti jalan-jalan yang ditunjuk oleh Allah. Allah berfirman:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. 95:4)
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), (QS. 95:5)
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.” (QS. 95:6)

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. (QS. 103: 1-3)

Manusia akan menjadi makhluk yang indah dan mulia bila mengikuti jalan-jalan iman dan amal sholih. Dan manusia akan tetap di jalan itu bila mereka selalu menaati kebenaran dan menepati kesabaran dalam kebenaran. Oleh karena itu manusia perlu sarana dan suasana bahkan budaya untuk selalu nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Allah berfirman:

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. 16:97)

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, …….” (QS. 7:96) )

Hidup di Dunia Hanya Untuk Allah

Namun manusia perlu berhati-hati, bahwa dalam tiap diri manusia ada potensi untuk menjadi makhluk yang berperilaku jahat dan rendah. Ciri masing-masingnya dapat diketahui dengan sangat mudah. Manusia yang selalu memelihara hawa nafsunya dan tidak melakukan hal-hal melampaui batas akan tetap menjadi manusia indah.

Allah berfirman:

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya). (QS. 79: 40-41)

Sesibuk apapun jaman, manusia perlu menyadari bahwa hadirnya ia di dunia adalah diadakan oleh Allah untuk beribadah dan berbakti kepadanya. Ibadah-ibadah kepada Allah inilah yang menjadi sesuatu yang paling bermakna dalam hidup, sesuatu yang paling utama dan paling nikmat untuk selalu dilakukan. Dan sesuatu yang menjadikan jiwa manusia tetap menempati posisi kemuliaan dan keindahan.

Adapun ciri-ciri manusia yang dicintai Allah adalah mereka yang hidup dalam kebaikan dan kesholehan, serta cinta beribadah dan bertasbih mengagungkan Allah. Allah berfirman:

“Dan kepunyaan-Nyalah segala yang ada di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (QS. 21: 19-20)

“maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),” (QS. 15:98)

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. 17:44)

“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat. Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (QS. 24: 36- 37)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat