SDIT Al Aqsha Tertarik Moto ‘Semudah Menghafal Surat Pendek

www.griyaquran.org- Membayangkan tebalnya Al Qur’an, banyaknya surat dan ayat dalam Al Qur’an, rasanya sangat berat mengahafal Al Qur’an. Namun bagaimana jika menghafal Al Qur’an serasa menghafal surat-surat pendek? Pasti akan terasa ringan. Hal itulah yang membuat SDIT Al Aqsha tertarik menggunakan metode menghafal dari Griya Al Qur’an untuk anak didiknya.

Hal ini disampaikan oleh Teti Rahmawati, Kepala SDIT Al Aqsha Sidoarjo. “Kami sangat tertarik dengan motto ‘Semudah Menghafal Surat Pendek’. Dengan motto itu menghafal Al Qur’an itu bukan menjadi beban, tapi menjadi motivasi tersendiri,” ujarnya.

Karena itulah, SDIT Al Aqsha Sidoarjo menggelar Pelatihan Metode Sahabat tahfidz Griya Al Qur’an untuk pengajar TK dan SDIT Al Aqsha pada Sabtu, (3/8) yang bertempat di SDIT Al Aqsha di Perumahan Bumi Suko Indah Sidoarjo.

“Harapannya ketika kita mengajarkan program hafalan Al Qur’an, kita didukung oleh sistem yang baik. Nantinya, tidak hanya anak-anak mendapatkan PR untuk menghafal. Dengan metode dari Griya Al Qur’an ini, guru-gurunya harus termotivasi untuk menambah hafalannya. In syaa Allah bisa,” tegasnya bersemangat.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini SDIT Al Aqsha akan membuat program takhosus, program khusus untuk menghafal Al Qur’an. “Jika saat ini target kami, lulus dari sekolah minimal hafal 2 juz, dengan program khusus, kami akan targetkan minimal hafal 5 juz,” kata Teti.

Visi SDIT Al Aqsha, ia melanjutkan adalah membentuk generasi taqwa, cerdas dan santun. “Visi inilah yang memaksa kami membentuk generasi yang cinta dan dekat selalu dengan Al Qur’an. Saya sudah banyak tahu dari banyak teman yang sudah bergabung dengan Griya Al Qur’an. Mereka sangat merekomendasikan,” tutupnya. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat