Santri Gugup Saat Ujian, Pengajar Ajak Ngobrol dan Beri Makanan Ringan

www.griyaquran.org- Saat tes berlangsung, tak jarang semua hal yang dipelajari hilang begitu saja. Hal ini juga sering terjadi saat ujian kenaikan level di Program Tunas Tahfidz Griya Al Qur’an. Saat siswa nervous, para pengajar mempunyai banyak jurus agar siswa bisa kembali tenang agar mengerjakan ujiannya lebih lancar.

Program Tunas Tahfidz adalah program belajar membaca Al Qur’an dan menghafal yang dikhususukan untuk anak-anak berusia 7 hingga sekitar 16 tahun. “Jika selama ini, Griya Al Qur’an dikenal sebagai lembaga belajar Al Qur’an untuk dewasa, karena banyaknya permintaan, kami akhirnya juga membuka juga untuk anak-anak. Khususnya di Cabang Ngawi,” kata pria asli Madiun ini.

Hal ini disampaikan oleh Ustadz Bonandi, Branch Manager Griya Al Qur’an Cabang Madiun yang juga membawahi Cabang Ngawi. “Apalagi saat ujian menghafal, banyak santri yang tiba-tiba yang sudah dihafal hilang begitu saja, dan sangat terlihat jika siswa sedang gugup. Saat inilah, kita punya jurus untuk meredakannya,” ujarnya.

Jurus yang paling umum adalah dengan mengajak siswa ngobrol santai. Cara ini, menurut Bonandi, adalah cara yang paling efektif, ampuh dan paing serig digunakan oleh para pengajar. “Ampuh ini, biasanya setelah diajak ngobrol santai, siswa jadi lebih tenang. Ketika diminta untuk kembali menghafal, ia bisa,” katanya.

 Ada lagi jurus lain yang tak kalah menarik, yaitu memberi makanan ringan. “Ternyata snack juga sangat mampu mencairkan kegugupan,” ujarnya sambil tertawa.

Bonandi kemudian mengatakan bahwa di Griya Al Qur’an, para pengajarnya harus menyesuaikan kebutuhan para siswanya, hal ini juga terkait dengan Bahasa yang dipilih. Siswa anak-anak di Program Tunas Tahfidz, tentu saja perlakuannya berbeda dengan kepada siswa yang dewasa.

“Kalo santri dewasa harus lebih telaten, lembut dan penuh toleransi. Maklum mereka datang di tengah kesibukan mereka, kami harus memahaminya.” Namun, ia melanjutkan, menghadapi anak-anak memang harus juga punya acara khusus yang diminati mereka.  

Griya Al Qur’an Cabang Ngawi, sejak Ahad-Senin (4-5/8) menggelar ujian, khususnya untuk program Tunas Tahfidz. Jumlah total peserta ujian sebanyak  44 siswa/i dari 5 tingkatan kelas, tahsin dan tartil. Ujian dilaksanakan di kantor Griya Al Qur’an & Tunas tahfidz Cabang Ngawi, di Jl. Trunojoyo no.78 Ngawi. Goalnya adalah menguji hafalan, kemampuan baca dan tajwid siswa Tunas Tahfidz.

“Saat ujian seperti ini, banyak pemandangan yang mengharukan kami sebagai pengajar. Anak-anak, semangat sekali mempersiapkan ujiannya. Tak sedikit kami melihat mereka saling setor hafalan dengan temannya. Semoga menjadi modal kebaikan mereka di masa mendatang,” ujar Bonandi. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat