Pelatihan Mudah Menghafal Al Qur’an untuk Guru Al Qur’an LPF

www.griyaquran.org Membuat pembelajaran menghafal Al Qur’an memang butuh metode khusus. Karenanya, Senin-Selasa (8-9/7), Griya Al Qur’an diberi kepercayaan oleh Lembaga Pendidikan Al Falah (LPF) Surabaya untuk melatih metode mudah mengahafal Al Qur’an kepada semua guru Al Qur’an di semua jenjang pendidikannya.

“Saya ingin meng-upgrade guru-guru Al Qur’an di semua jenjang, untuk metode tahfidz, agar guru-guru itu kaya akan metode tahfidz yang bisa diaplikasikan ke anak-anak,” ujar Darmanto, Direktur Lembaga Pendidikan (LPF) Al Falah Surabaya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa ada 3 jenjang yang sudah ada di LPF, yaitu KBTK, SD dan SMP, dari semua jenjang itu mempunyai guru Al Qur’an sendiri-sendiri. “Kami masih mencari pola bagaimana mengawal anak-anak hingga kuat dalam mengahafal Al Qur’an. Akhirnya saya ketemu jawabannya di Griya Al Qur’an,” katanya.

Mengapa memilih Griya Al Qur’an? Sudarmanto menjawab bahwa ia sudah mencari berbagai informasi terkait dengan lembaga pembelajaran Al Qur’an, dan hasilnya ia memilih Griya Al Qur’an. “Dari berbagai informasi yang saya terima, sudah baca profilnya, sudah bicara langsung dengan para ustadznya, kita lihat dan kita timbang, Griya Al Qur’an sangat mumpuni dan layak menjadi fasilitator kami, dalam hal peningkatan kompetensi guru Al Qur’an kami, terutama terkait dengan tahfidz,”akunya.

Ke depan, ujar Darmanto, LPF ingin mendapatkan pendampingan tentang pembelajaran menghafal Al Qur’an dari Griya Al Qur’an.

Selain itu, ia menambahkan, di Griya Al Qur’an ini lengkap, media pembelajarannya ada, panduan cara menggunakannya juga jelas, serta berbagai pengalaman yang sudah dilampaui dalam mengawal para santrinya dalam program menghafal Al Qur’an.

Pelatihan yang diikuti sebanyak 31 guru Al Qur’an LPF Surabaya itu berlangsung selama dua hari. Hari pertama, para peserta mendapatkan materi tentang bagaimana metode menghafal Al Qur’an dengan cara mudah. “Tema ini akan menjelaskan dan juga mempraktikkan bagaimana caranya menghafal Al Qur’an semudah menghafal surat-surat pendek. Alhamdulillah selama praktik, peserta berhasil menghafal hafalan barunya dengan cepat,” kata Ustadz Imam Masruri, Direktur Program Griya Al Qur’an.

Sementara hari kedua, diisi dengan materi tentang manajemen kelas dan kurikulum. “Materi ini akan melengkapi karena jika hanya dengan metode tapi tidak didukung dengan kenyamanan kelas, dan kurikulum pas, akan sulit mengaplikasikannya,” kata pria yang sedang menempuh pendidikan S2 di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel ini. (wir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat