Musibah yang Memperkuat Taqwa (II)

Demikian nyata keimanan di hati seorang mukmin, keyakinan yang mendarah daging dalam diri seorang beriman tidak lain karena Allah SWT terus menerus mengirimkan malaikat-malaikat ke dalam hati orang-orang yang rajin beribadah kepadanya,  untuk membisikkan kebahagiaan dan jalan keluar dari segala penderitaan dan kesusahan.

Hidup Hanya Sementara dan Tidak Dapat Dipastikan

Bagi manusia yang sangat lemah dan sangat lemah, maka kejadian demi kejadian tidak bisa dirancang dengan pasti. Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. 31:34)

Ketidak pastian bagi manusia dalam hidup adalah menunjukkan kelemahan manusia dan sekaligus menunjukkan tanda-tanda kasih sayang Allah kepada manusia, ada sebagian hal yang dapat dirancang oleh manusia dan manusia diperintah untuk merancangnya, namun ada banyak hal-hal lain yang sering menyebabkan rancangan manusia menjadi gagal.

Hal yang pasti dalam hidup manusia adalah kematian, dan Allah telah membekali pengertian kepada manusia untuk menghadapi sesuatu yang pasti itu, yaitu  dengan bekal iman dan amal sholih (taqwa). Kematian, surga dan neraka adalah sesuatu yang pasti.

Allah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. 59:18)

“Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS. 59:19)

“Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. 59:20)

Menyiapkan Sesuatu yang Pasti dalam Hidup

Manusia diperintah oleh Allah untuk menyiapkan sesuatu yang pasti dalam hidup keseharian yang serba tidak pasti. Banyak rancangan manusia yang gagal karena terjadinya berbagai hal yang tidak di duga-duga sehingga menjadi rencana yang sudah nampak pasti menjadi serba tidak pasti.

“Allah telah menjanjikan kepada orang yang beriman dan beramal saleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. 5:9)

“Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik. (QS. 13:29)

“Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan baik. (QS. 18:30)

“Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan Kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah Kami”. (QS. 18:88)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal. (QS. 18:107)

“Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam surga yang penuh kenikmatan. (QS. 22:56)

“Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan. (QS. 29:7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat